PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title Amerta Nutrition Vol. 6 No. 2 (2022)
Edition Vol. 6 No. 2 (2022)
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s)
Subject(s) Jurnal Nasional Gizi
Classification
Series Title
GMD Karya Tulis Ilmiah
Language Indonesia
Publisher Universitas Airlangga
Publishing Year 2022
Publishing Place Surabaya
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

Latar Belakang: Hak atas pangan merupakan hak asasi manusia yang harus dilindungi dan dipenuhi. Ketidakmerataan
penempatan prioritas pembangunan ketahanan pangan dan gizi menyebabkan perbedaan yang tajam antar provinsi dalam
pencapaian ketahanan pangan. Saat ini, metode evaluasi hak atas pangan di tingkat provinsi belum tersedia.
Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis hak atas pangan di tingkat provinsi di Indonesia dengan pendekatan sistem
pangan (ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan) dengan menggunakan indikator struktural, proses
dan outcome.
Metode: Studi ini merupakan studi cross sectional menggunakan data sekunder dari 34 provinsi di Indonesia. Data tersebut
terdiri dari peraturan, program, dan capaian kinerja pemerintah provinsi. Terdapat lima tahapan analisis data yaitu
identifikasi, seleksi, penilaian indikator, pemberian peringkat provinsi dan karakteristik berdasarkan analisis klaster.
Hasil: Berdasarkan evaluasi terhadap 36 indikator terpilih hak atas pangan, hanya tiga provinsi termasuk kategori tinggi, dua
puluh lima provinsi kategori sedang dan enam provinsi kategori rendah. Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat hak atas

pangan tertinggi, sedangkan Provinsi Papua Barat memiliki tingkat terendah. Pengklasteran non hierarki dengan metode K-
Means digunakan lebih lanjut untuk menganalisis hak atas pangan dan kemudian dibagi menjadi lima klaster. Klaster pertama

hingga ketiga dikategorikan sedang, sedangkan klaster keempat dan kelima dikategorikan rendah.
Kesimpulan: Adanya peraturan dan pelaksanaan program dengan dukungan anggaran yang memadai akan mempengaruhi
kinerja pemerintah dalam pemenuhan hak atas pangan.
Kata kunci: Hak Atas Pangan, Ketersediaan, Akses, Pemanfaatan
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous