PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title Amerta Nutrition Vol. 5 No. 3 (2021)
Edition Vol. 5 No. 3 (2021)
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s)
Subject(s) Jurnal Nasional Gizi
Classification
Series Title
GMD Karya Tulis Ilmiah
Language Indonesia
Publisher Universitas Airlangga
Publishing Year 2021
Publishing Place Surabaya
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

Latar belakang: Penghapusan malnutrisi dalam segala bentuknya, khususnya gizi kurang (stunting dan underweight) adalah suatu
keharusan untuk alasan kesehatan, etika, politik, sosial dan ekonomi. Komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
dipertimbangkan untuk dapat diarahkan kepada tindakan dan akuntabilitas untuk dapat menangani penyebab langsung dan tidak
langsung dari segala bentuk malnutrisi.
Tujuan: Menganalisis peranan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan terhadap penanganan gizi kurang (stunting dan underweight)
dan menyusun pemodelan hubungan keduanya.
Metode: Penelitian menggunakan data sekunder. Unit analisis 27 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat selama tahun 2016-
2017, dengan total 54 unit. Variabel dependen penelitian ini adalah gizi kurang (stunting dan underweight) pada anak usia 0-59
bulan, sedangkan variabel independennya yaitu pilar sosial, pilar ekonomi dan pilar lingkungan. Data penelitian diolah
menggunakan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM)
Hasil: Pencapaian pilar lingkungan dapat mendorong peningkatan capaian pilar sosial dan ekonomi sehingga secara langsung dan
tidak lansung mampu menurunkan prevalensi gizi kurang dengan total 5,09%. Pencapaian pilar sosial dapat secara langsung
meningkatkan pencapaian pilar ekonomi sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat menurunkan prevalensi gizi
kurang dengan total 3,65%. Peningkatan pencapaian pilar ekonomi dapat secara langsung menurukan prevalensi gizi kurang
sebesar 3,86%. Semua hubungan signifikan dengan t-statistik > 1,96 (α=0,05).
Kesimpulan: Penurunan masalah gizi kurang (stunting (TB/U) dan underweight (BB/U)) pada anak usia 0-59 bulan dapat
dipengaruhi oleh pencapaian indikator di masing-masing pilar TPB. Kombinasi pilar sosial, lingkungan dan ekonomi dalam
penanganan masalah gizi secara bersama-sama menunjukkan penurunan prevalensi gizi kurang yang cenderung lebih tinggi
dibandingkan hanya melalui pencapaian indikator pada satu/dua pilar TPB.

Kata kunci: Partial Least-square-structural Equation Modeling (PLS-SEM), Stunting, Tujuan Pembangunan berkelanjutan (TPB),
Underweight.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous