<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2079">
<titleInfo>
<title>Action Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 3 (2024)</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Aceh</placeTerm></place>
<publisher>POLTEKES Aceh</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol 9, No 3 (2024)</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Abstrak
Masyarakat adat percaya dan mempraktikkan makanan tabu
sebagai bagian dari budaya dan tradisi mereka selama ini. Makanan
tabu dikaitkan dengan kepercayaan dan budaya yang diwariskan ke
setiap generasi, khususnya pada ibu hamil dan ibu menyusui.
Makanan tabu pada masyarakat adat Ammatoa Kajang dan
Kaluppini dikhususkan untuk ibu hamil dan menyusui. Penelitian
ini bertujuan untuk menggali pengetahuan tradisional dan
makanan tabu di kalangan masyarakat adat di Sulawesi Selatan
yang berhubungan dengan kesehatan ibu. Studi ini menggunakan
metode kualitatif dengan pengambilan sampel secara pusposive
sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam
dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Penelitian dilakukan di
Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Enrekang di Provinsi
Sulawesi Selatan pada bulan November 2017- Juni 2018. Informan
adalah ibu balita, dukun anak, bidan desa, dan tokoh adat. Panelitin
ini menemukan bahwa kedua kelompok masyarakat adat tersebut
meyakini dan mempraktikkan pantangan makanan yang dapat
menghalangi mereka dari berbagai makanan bergizi yang penting
selama masa kehamilan dan menyusui. Kesimpulan, tabu makanan
dipraktikkan oleh para ibu di kedua masyarakat adat yang dapat
menghalangi ibu mengonsumsi makanan bergizi yang penting pada
masa kehamilan dan menyusui.

Kata Kunci: Gizi, kepercayaan, kualitatif, tabu</note>
<subject authority=""><topic>Jurnal Nasional Gizi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">Vol 9, No 3 (2024)</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional Gizi)</sublocation>
<shelfLocator>615 POL a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2153" url="https://drive.google.com/file/d/1rqiwqyVLBZ47harVGScWdNjTXmbTIaFZ/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1rqiwqyVLBZ47harVGScWdNjTXmbTIaFZ/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Action Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 3 (2024)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>2079</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-21 10:25:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-21 10:28:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>