|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina Ilmu Farmasi & Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024) |
| Edition |
Vol. 9 No. 2 (2024) |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
|
| Subject(s) |
Analgetik Ekstrak Biji rambutan Nyeri Tikus
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Stikes ISFI |
| Publishing Year |
2024 |
| Publishing Place |
Banjarmasin |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Indonesia kaya akan bahan alam yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai
tanaman obat tradisional, salah satunya tanaman rambutan (Nephelium lappaceum
L.) yang secara empiris mempunyai sifat anti nyeri. Biji rambutan banyak
mengandung bahan kimia primer yang mempunyai efek analgesik, antara lain
flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas
analgetik dari sediaan patch transdermal ekstrak biji rambutan dan mengetahui
dosis yang paling efektif terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain
wistar). Metode penelitian dengan ekstraksi biji rambutan metode maserasi
menggunakan etanol 70%. Pengujian aktivitas analgetik dilakukan menggunakan
tikus putih jantan sebanyak 25 ekor yang dibagi 5 kelompok, dimana kelompok 1
sebagai kontrol negatif ditempelkan patch Na-CMC 1%. Kelompok II sebagai
kontrol positif atau pembanding ditempelkan Salonpas Pain Relief Patch 10%.
Kelompok III sebagai dosis uji I ditempelkan patch ekstrak biji rambutan dengan
konsentrasi 1%. Kelompok IV sebagai dosis uji II ditempelkan patch ekstrak biji
rambutan dengan konsentrasi 2%. Kelompok V sebagai dosis uji III ditempelkan
patch ekstrak biji rambutan dengan konsentrasi 4%. Pemberian sediaan uji secara
transdermal sedangkan pemberian asam asetat 1% secara intraperitonial 15 menit
setelah pemberian sediaan uji. Diamati proses geliatnya tiap 5 menit selama 60
menit. Hasil Penelitian pada aktivitas analgetik dosis uji berturut-turut sebesar
83,50%, 93,81% dan 42,26%. Hasil ini menunjukkan dosis yang paling efektif
yakni dosis II dengan konsentrasi 2%.
Kata Kunci: Analgetik, Biji rambutan, Ekstrak, Nyeri, Tikus. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|