|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina Ilmu Farmasi & Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2022) |
| Edition |
Vol. 7 No. 2 (2022) |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
|
| Subject(s) |
Molecular docking Daun teh hijau Derivat catechin Inhibitor main protease COVID-19
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Stikes ISFI |
| Publishing Year |
2022 |
| Publishing Place |
Banjarmasin |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Daun teh hijau merupakan tanaman herbal yang memiliki senyawa aktif yang
berguna sebagai antiinflamasi, antioksidan, antialergi, dan antivirus. Pada
penelitian sebelumnya, senyawa flavonoid dalam daun teh terbukti memiliki
aktivitas sebagai antivirus. Pengembangan obat antivirus yang efektif terhadap
COVID-19 masih menjadi tantangan bagi peneliti di seluruh dunia. Penelitian
sebelumnya mengidentifikasi peran enzim main protease (Mpro) yang berguna
dalam siklus hidup virus sebagai target obat yang menjanjikan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui potensi daun teh hijau sebagai inhibitor Mpro COVID-
19 dengan menggunakan metode molecular docking. Penelitian ini menggunakan
12 senyawa daun teh dan lopinavir sebagai pembanding. Analisis Lipinski
dilakukan untuk menilai potensi senyawa daun teh sebagai obat. Molecular docking
dilakukan menggunakan Autodock Tools 1.5.6 dan Autodock Vina serta visualisasi
menggunakan Discovery Studio v16. Hasil penelitian menunjukkan seluruh
senyawa uji memenuhi kriteria sebagai obat berdasarkan uji kelarutan Lipinski.
Hasil docking menunjukkan bahwa catechin dan epicatechin memiliki energi ikatan
yang sama dengan lopinavir, yakni -7,1 kcal/mol. Catechin gallate dan epicatechin
gallate memiliki energi ikatan terkuat, yakni -9,0 dan -8,2 kcal/mol. Seluruh
senyawa uji mengikat di situs aktif enzim Mpro COVID-19 sehingga merupakan
inhibitor kompetitif. Seluruh senyawa daun teh hijau berpotensi sebagai inhibitor
enzim Mpro COVID-19 dengan catechin gallate merupakan senyawa inhibitor yang
paling kuat.
Kata kunci: Daun teh hijau, Derivat catechin, Inhibitor main protease COVID-19, molecular docking |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|