<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2048">
<titleInfo>
<title>Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 6 Nomor 1, 2024</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jogjakarta</placeTerm></place>
<publisher>APDFI</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol 6 Nomor 1, 2024</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Buah naga merah merupakan salah satu buah yang sering dikonsumsi
masyarakat Indonesia karena kaya manfaat dan khasiat. Selain buahnya, kulit buah
naga merah juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam makanan maupun
kosmetik. Salah satu senyawa bermanfaat dalam kulit dan daging buah naga merah
adalah antioksdian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas
antioksidan dan parameter non-spesifik ekstrak kulit dan daging buah naga merah.
Sampel yang digunakan yaitu kulit dan daging buah naga merah, selain itu
mambandingkan sampel segar dan simplisia kering dari masing-masing kulit dan daging
buah. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode refluks
dengan pelarut etanol 70%. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan nilai IC50. Dari
hasil perhitungan IC50, didapatkan hasil ekstrak kulit buah naga merah dengan sampel
segar dan simplisia kering termasuk antioksidan kuat sedangkan antioksidan pada
daging buah naga merah lebih rendah dengan aktivitas antioksidan lemah. Perbedaan
penggunaan simplisia juga mempengaruhi aktivitas antioksidan ekstrak, ekstrak dengan
penggunaan simplisia kering memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dari
ekstrak yang menggunakan sampel segar. Sedangkan pada uji parameter non-spesifik
ekstrak tidak terdapat pengaruh signifikan.

Kata kunci: Kulit dan daging buah naga merah, ic50, parameter non-spesifik</note>
<subject authority=""><topic>parameter non-spesifik</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kulit dan daging buah naga merah</topic></subject>
<subject authority=""><topic>IC50</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0381</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional)</sublocation>
<shelfLocator>610 JUR a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2122" url="https://drive.google.com/file/d/1BTJbUZ2rfv7-PfJheY-dsEjmCF9Ylc-5/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1BTJbUZ2rfv7-PfJheY-dsEjmCF9Ylc-5/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 6 Nomor 1, 2024</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>2048</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 19:11:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 19:14:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>