<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2043">
<titleInfo>
<title>Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 4 Nomor 2, 2022</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jogjakarta</placeTerm></place>
<publisher>APDFI</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol 4 Nomor 2, 2022</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Pasien DM Tipe II menggunakan Obat Hiperglikemia Oral (OHO) secara terus
menerus dalam jangka waktu yang lama. Metabolisme OHO terjadi di hati. Penggunaan
OHO secara terus menerus dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan gangguan
fungsi hati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran fungsi hati pasien DM
tipe II yang diterapi dengan OHO di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten
Demak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan
menggunakan data retrospektif yang diperoleh dari dokumen rekam medis pasien rawat
jalan dengan DM tipe II periode Oktober &ndash; Desember 2020. Pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi adalah pasien rawat jalan
dengan DM tipe II peserta JKN yang mendapat terapi OHO minimal satu tahun,
berumur 36 &ndash; 65 tahun, memiliki hasil pemeriksaan laboratorium AST dan ALT. Pasien
yang mendapat terapi kombinasi dengan insulin, memiliki riwayat ganguan fungsi hati
di ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan dari 62 pasien terdapat 39 pasien perempuan
(62,9 %), pasien paling banyak berumur 56-65 tahun sebanyak 32 pasien (51,61%).
Lama penggunaan OHO paling banyak selama 1 tahun yaitu 29 pasien (46,77%). OHO
yang paling banyak digunakan adalah kombinasi biguanid dan sulfonilurea sebanyak 36
pasien (58,07 %). Sebanyak 51 pasien (82,25%) tidak mengalami kerusakan fungsi hati
dan sebanyak 11 pasien (17,75%) menunjukkan kerusakan fungsi hati ringan dengan
lama penggunaan OHO lebih dari 1 tahun dan menggunakan kombinasi OHO.

Kata kunci : Fungsi Hati, DM Tipe II, Obat Hipoglikemik Oral.</note>
<subject authority=""><topic>Oral</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Obat Hipoglikemi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Fungsi Hati</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DM Tipe II</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0376</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional)</sublocation>
<shelfLocator>610 JUR a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2117" url="https://drive.google.com/file/d/1xCw6bzXv5ZS_i9ymCc7KHjF3kqfyXuuE/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1xCw6bzXv5ZS_i9ymCc7KHjF3kqfyXuuE/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 4 Nomor 2, 2022</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>2043</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 18:42:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 18:49:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>