<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20">
<titleInfo>
<title>IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN MENGGUNAKAN PEREAKSI SCHRYVER PADA IKAN ASIN YANG DIJUAL DI PASAR RAHMAT SAMARINDA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Putri, Desyana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Akademi Farmasi Samarinda</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 38</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent>57 hal ; ill ; 29 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK  Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Banyak produsen menyalahgunakan formalin sebagai pengawet ikan asin yang menurut PERMENKES RI No. 1168 merupakan senyawa aktif kimia berbahaya. Kandungan formalin pada ikan asin dapat diidentifikasi dengan pereaksi Schryver. Pereaksi Schryver mengandung fenilhidrazin klorida, asam klorida dan kalium ferrisianida.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah ikan asin yang berada di Pasar Rahmat Samarinda mengandung formalin. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Tahap penelitian diawali dengan pembuatan preaksi Schryver, preparasi sampel, dan pengujian sampel, analisis data dilakukan secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ikan asin yang mengandung formalin yaitu pada ikan asin biji nangka dari pedagang A serta, ikan asin biawan dan sepat dari pedagang B. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masih terdapat penggunaan bahan berbahaya pada bahan pangan.rn</note>
<subject authority=""><topic>Ikan asin</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pasar</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Formalin</topic></subject>
<classification>540.7</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>540.7 Des  I</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KFD32017038</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>540.7 Des  I</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="973" url="https://drive.google.com/file/d/1gSosjBDrRhgiPcc_Mv5LBYkdT11F7q5V/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1gSosjBDrRhgiPcc_Mv5LBYkdT11F7q5V/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>20</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-10 07:32:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-08 10:13:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>