|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
JFI Jurnal Farmasi Indonesia Vol 15 No 1 2023 |
| Edition |
Vol 15 No 1 2023 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
|
| Subject(s) |
peptida terapetik jalur degradasi stabilisasi kajian sistematis
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Universitas Pancasila |
| Publishing Year |
2023 |
| Publishing Place |
Jogjakarta |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
Abstrak: Tren pemanfaatan peptida, suatu rantai pendek asam amino, sebagai
terapi pengobatan terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Peptida
terapetik biasanya menggunakan rute parenteral sebagai sistem penghantaran
sistemik, sehingga dibutuhkan formulasi larutan. Akan tetapi, dalam formulasi
larutan, peptida sering tidak stabil. Bentuk paling stabil dari peptida terapetik
adalah serbuk liofilisasi. Namun, untuk negara tropis dan berkembang seperti
Indonesia, serta dari sudut pandang farmako-ekonomi, jika stabil, formulasi
peptida dalam bentuk larutan lebih dipilih. Kajian pustaka sistematis ini
mengulas berbagai jalur degradasi yang berpotensi dialami oleh peptida
terapetik yang beredar di Indonesia dalam formulasi larutan. Kemudian
disajikan berbagai strategi yang diketahui untuk menghambat degradasi
peptida berdasarkan penelitian terbaru. Penelusuran artikel dilakukan pada
basis data PubMed, ScienceDirect, Wiley Online Library, dan Google Scholar. Hasil
penelusuran dengan kata kunci Therapeutic peptide OR peptide drug AND
stability OR stabilization AND degradation OR degradation pathway didapatkan
20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil kajian
pustaka, dapat disimpulkan bahwa agregasi merupakan jalur degradasi yang
paling sering terjadi, diikuti deamidasi, oksidasi, hidrolisis, β-eliminasi, dan
pertukaran disulfida. Strategi utama untuk meningkatkan stabilitas peptida di
dalam larutan yaitu pemilihan buffer dan/atau penyesuaian pH, penambahan
antioksidan/pengawet, kombinasi buffer dengan ion logam divalen,
menghindari paparan cahaya, serta penyimpanan pada suhu dingin.
Kata kunci: peptida terapetik, jalur degradasi, stabilisasi, kajian sistematis. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|