|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
PENGARUH WAKTU KONTAK DALAM BIOSINTESIS NANOPARTIKEL PERAK EKSTRAK ETANOL DAUN KOKANG Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh |
| Edition |
No. 50 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
SINDI AMALIA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Biosintesis Lepisanthes Amoena SPR
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2024 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
PENGARUH WAKTU KONTAK DALAM BIOSINTESIS
NANOPARTIKEL PERAK EKSTRAK ETANOL DAUN
KOKANG Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh
ABSTRAK
Pengembangan metode sintesis nanopartikel telah ada sejak dulu, diketahui
bahwa ada metode jalur kimia dan fisika, akan tetapi hasil samping yang ikut
diproduksi dalam rute kimia beracun bagi lingkungan, sedangkan untuk metode
fisika nanopartikel yang dihasilkan memiliki nilai yang lebih mahal dan juga
membutuhkan energi dan ruang yang tinggi, oleh karena itu perlu dilakukan metode
sintesis yang lebih aman, mudah, dan ekonomis. Biosintesis Nanopartikel perak
(AgNP) merupakan proses reduksi ion Ag+ menjadi Ag0 menggunakan senyawa
bioaktif tanaman. Proses sintesis ini dinilai lebih aman, ramah lingkungan, dan
ekonomis. Pada sintetis hijau perlu diketahui faktor terbentuknya nanopartikel
dipengaruhi oleh konsentrasi preduksi dan prekursor, pH, dan waktu . Waktu
kontak erat kaitannya dengan kestabilan AgNP, dimana stabilitas AgNP
dinyatakan dalam konteks agrerasi, yaitu fenomena aglomer atau perkumpulan
kembali partikel membentuk ukuran menjadi lebih besar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui waktu kontak optimal dalam proses biosintesis dengan
menggunakan ekstrak etanol daun kokang. Adapun metode dalam penelitian ini
adalah dengan melakukan preparasi terhadap kondisi ekstrak yang dapat
membentuk AgNP segera ketika sintesis berjalan, optimalisasi konsentrasi AgNO3,
dan waktu kontak yang dievaluasi melalui monitoring puncak SPR (Surface
Plasmon Resonance) UV-Vis. Pada penelitian ini dapat disimpulkan ekstrak daun
kokang dengan pelarut etanol terkonfirmasi memiliki kemampuan membentuk
nanopartikel dalam keadaan yang stabil dan formula yang paling stabil adalah
AgNP 3 dikarenakan proses sintesisnya lebih stabil meski dalam penyimpanan yang
panjang dibandingkan dengan formula yang lain. Nanopartikel sudah mulai
terbentuk pada menit ke 15, dimana intensi absorbansi pada panjang gelombang
yang membentuk AgNP pada puncak SPR 400-500 nm yang menggunakan
spektrofotometri Uv-Vis.
Kata-kata kunci: Biosintesis, Lepisanthes amoena, SPR |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|