|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus |
| Edition |
No. 31 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
NANDA FIRANA RAHMADANI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibakteri Skrining Fitokimia Daun alpukat staphylococcus aureus persea americana mill
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2024 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA DAN
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN ALPUKAT
(Persea americana Mill.) TERHADAP BAKTERI
Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai
permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resitensi
bakteri terhadap antibiotik. Daun alpukat merupakan salah satu alternatif bahan
alami yang dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk menghambat
pertumbuhan bakteri. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa kandungan
flavonoid yang terdapat dalam daun alpukat mempunyai aktivitas sebagai
antifungi dan antibakteri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining
fitokimia dan uji aktifitas ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill.) terhadap
bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun alpukat mengandung senyawa
flavonoid, alkaloid, tanin, saponin yang teridentifikasi memiliki aktivitas
antibakteri. Pembuatan ekstrak daun alpukat menggunakan pelarut etanol dengan
metode ekstraksi maserasi. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan
metode difusi cakram. Objek dalam studi literatur ini adalah hasil skrining
fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill)
terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil studi literatur ini diperoleh bahwa
ekstrak etanol daun alpukat dengan menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%
positif mengandung metabolit sekunder dan ekstrak etanol daun alpukat memiliki
aktivitas antibakteri. Pada ekstrak etanol 70% diujikan aktivitas antibakteri
dengan konsentrasi 20%-100% dan didapat daya hambat yaitu hanya pada
konsentrasi 100% sebesar 10,68 mm. Kemudian pada ektrak etanol 96% pada
konsentrasi 25%-100% memiliki daya hambat yaitu 10,2 mm-19,2 mm. Pada
penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak daun alpukat
mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan
saponin dan daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri
Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang dikategorikan kuat.
Kata kunci: daun alpukat, antibakteri, skrining fitokimia, Persea americana Mill., Staphylococcus aureus. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|