|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MATOA (Pometia pinnata) DENGAN METODE DPPH (1,1- Diphenyl-2- picrylhydrazl) |
| Edition |
No. 18 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
Feny Rahmawaty - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antioksidan Skrining Fitokimia DPPH Pometia pinnata
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2024 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MATOA (Pometia pinnata ) DENGAN
METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)
ABSTRAK
Tumbuhan matoa (Pometia pinnata) merupakan salah satu tumbuhan
berkhasiat yang digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat dan antioksidan
alami. Antioksidan alami berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk
melindungisel tubuh dari kerusakan radikal bebas. Studi literatur ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, dan aktivitas antioksidan yang
terdapat didalam esktrak daun matoa dengan menggunakan metode DPPH (1,1-
difenil-2-pikrilhidrazil). Tahapan penelitian meliputi pengumpulan artikel, reduksi
data berupa penyuntingan danmeringkas dari jurnalsehingga didapatkan data utama
inti tulisan dan penyajian data, dalam tabel deskriptif. Data yang dianalisis berupa
data uji aktivitas antioksidan ekstrak daun matoa. Selanjutnya dilakukan penarikan
kesimpulan dengan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar
penarikan simpulan dilakukan dengan benar tentang perbandingan uji aktivitas
antioksidan pada daun matoa dengan melihat nilai IC50. Hasil penelitian Studi
literatur menunjukan bahwa senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada
ekstrak daun matoa yaitu flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid dan steroid. Nilai
IC50 pada ekstrak daun matoa dengan menggunakan pelarut etanol diperoleh nilai
45,78 ppm dikategorikan kuat, sedangkan pada artikel penelitian lainnya ekstrak
daun matoa yang menggunakan pelarut etanol, n-heksana dan etil asetat
menunjukan nilai IC50 sebesar 1,403 ppm yang dikategorikan tidak aktif dan 306,49
ppm, 261,07 ppm dengan kategori lemah.
Kata kunci : Pometia pinnata, antioksidan, skrining fitokimia, DPPH |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|