|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urb.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus |
| Edition |
No. 16 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
DWI DESTIANA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibakteri staphylococcus aureus Centella asiatica (L.) Urb
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2024 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK
DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urb.) TERHADAP
BAKTERI Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Staphylococcus aureus merupakan kuman penyebab timbulnya penyakit
dengan tanda-tanda seperti peradangan, nekrosis dan pembentukan abses.
Staphylococcus aureus memiliki strain yang resisten terhadap golongan antibiotik
sehingga diperlukan usaha untuk mencari alternatif antimikroba, salah satu pilihan
alternatif yang dapat digunakan adalah daun pegagan (Centella asiatica (L.)
Urb.). Daun pegagan mengandung zat antibakteri, diantaranya adalah flavonoid,
saponin, tanin, fenol dan steroid. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas antibakteri ekstrak daun pegagan menggunakan pelarut etanol 70%,
etanol 95% dan etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun
pegagan dibuat dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol
70%, etanol 95% dan etil asetat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan
metode sumuran. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian studi
literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data
pada jurnal penelitian. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa
penyuntingan dan meraingkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan. Data
tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan dideskripsikan hasil yang diperoleh,
selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil studi literatur
dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pegagan menggunakan pelarut yang
berbeda memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Ekstrak daun pegagan dalam pelarut etil asetat lebih efektif dibandingkan dengan
pelarut etanol 70% dan etanol 95% dengan konsentrasi 30 - 70% menghasilkan
zona hambat 16 - 30 mm dengan kategori kuat - sangat kuat.
Kata kunci: Antibakteri, Centella asiatica (L.) Urb., Staphylococcus aureus |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|