|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN PETAI BELALANG (Archidendron clypearia (Jack) Nielson) TERHADAP LARVA UDANG Artemia salina Leach DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) |
| Edition |
No. 67 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
VINA LESTYORINI - Personal Name
|
| Subject(s) |
BSLT Uji toksisitas Daun Petai Belalang Archidendron clypearia LC50
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
|
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Vina Lestyorini
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi :
Pembimbing : 1. apt. Supomo, S.Si, M.Si.
2. apt. Nurul Fatimah, M.Sc.
Petai belalang (Archidendron clypearia (Jack) Nielson) secara tradisional
digunakan sebagai tumbuhan obat untuk detoksifikasi tubuh, menurunkan demam,
mengurangi edema, dan mengobati diare. Tumbuhan petai belalang juga dipercaya
dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan atas,
faringolaringitis, tonsilitis, dan gastroenteritis. Pemakaian dengan jumlah yang
melebihi batas takaran dapat menyebabkan keracunan (ketoksikan), sehingga
untuk menjamin keamanannya harus dilakukan uji toksisitas ekstrak daun petai
belalang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai Lethal Concentration 50
(LC50) ekstrak etanol daun petai belalang terhadap larva udang Artemia salina
Leach. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan tahapan
determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, ekstraksi, skrining fitokimia,
pembuatan larutan seri dengan konsentrasi 0 sebagai konsentrasi kontrol (negatif),
100, 150, 200, dan 250 ppm. Pengujian dilakukan dengan metode Brine Shrimp
Lethality Test (BSLT) menggunakan larva udang yang berumur 24 jam. Analisis
data dari hasil uji toksisitas menggunakan metode analisis probit untuk
menghitung LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ektrak etanol daun petai
belalang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid.
Pada perhitungan rendemen diperoleh hasil sebesar 18,16%. Hasil uji toksisitas
diperoleh nilai LC50 sebesar 251,2465 μg/mL, sehingga ekstrak etanol daun petai
belalang termasuk dalam kategori toksik terhadap larva udang Artmia salina
Leach.
Kata kunci : Daun Petai Belalang, Archidendron clypearia, Uji toksisitas, BSLT, LC50 |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|