|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAK ETANOL TEMULAWAK (Curcuma Xanthorrhiza) BERDASARKAN VARIASI KONSENTRASI PELARUT SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS |
| Edition |
No. 55 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
REQISKA SABILLA MAHARANI - Personal Name
|
| Subject(s) |
spektrofotometri UV-Vis flavonoid konsentrasi pelarut Curcuma xanthorrhiza
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
|
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Reqiska Sabillla Maharani
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Proposal : Penetapan Kadar Flavonoid Pada Ekstrak Etanol Temulawak
(Curcuma xanthorrhiza) Berdasarkan Variasi Konsentrasi
Pelarut Secara Spektrofotometri UV-Vis.
Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, S.Si.,M.Si
2. apt. Nurul Fatimah, M.Sc.
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan salah satu tanaman obat
keluarga zingiberaceae yang banyak tumbuh dan digunakan sebagai bahan baku
obat tradisional di Indonesia. Kandungan kurkumin dan flavonoid dalam
temulawak merupakan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas biologis sebagai
sumber antioksidan. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap proses
ekstraksi dimana hal ini akan mempengaruhi perolehan kadar suatu senyawa aktif
salah satunya adalah konsentrasi pelarut pengekstraksi yang digunakan. Tujuan
penelitian ini mengetahui kadar flavonoid ekstrak etanol temulawak (Curcuma
xanthorrhiza) berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 95%
dengan metode spektrofotometri UV-Vis.Tahapan penelitian ini dimulai meliputi
determinasi tanaman, pembuatan serbuk temulawak, penetapan susut pengeringan,
pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, penetapan kadar air, skrining fitokimia
ekstrak rimpang temulawak, penetapan kadar flavonoid pada ekstrak temulawak
menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini menggunakan statistik uji T-test. Berdasarkan hasil uji
kualitatif ekstrak temulawak etanol 70% dan 95% terbukti mengandung senyawa
alkaloid, flavonoid, polifenol, terpenoid. Ekstrak etanol temulawak pada
konsentrasi etanol 95% nilai rata rata sebesar 9,8398% ± 0,17765 lebih besar
dibandingkan dengan ekstrak etanol 70% menunjukan nilai rata-rata 5,3762% ±
0,03553. Hasil uji analisis satatistik diperoleh data normal dan homogen sehingga
digunakan uji T-test dengan hasil nilai p value < (0,05) sehingga dapat disimpulkan
bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kadar flavonoid dari konsentrasi kedua
pelarut.
Kata kunci : Curcuma xanthorrhiza, flavonoid, konsentrasi pelarut, Spektrofotometri UV-VIS. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|