|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MADU HUTAN DAN MADU BUDIDAYA KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA DENGAN METODE ABTS (2,2-Asinobis 3-ethyl benzothiazoline 6-sulfonic Acid) |
| Edition |
No. 24 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
HERMASIA BULAN ULUI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antioksidan Madu hutan Madu budidaya Metode ABTS
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
|
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Hermasia Bulan Ului
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antioksidan Madu Hutan dan Madu
Budidaya Kabupaten Malinau Kalimantan Utara
dengan Metode ABTS (2,2-Asinobis 3-ethyl
benzothiazoline 6-sulfonic Acid)
Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, S.Si.,M.Si
2. apt. Achmad Kadri Ansyori, M.Sc
Madu merupakan cairan alami yang memiliki rasa manis yang
dihasilkan oleh lebah dan memiliki potensi sebagai antioksidan. Madu
hutan dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata sedangkan madu budidaya
dihasilkan oleh lebah Apis cerana. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui aktivitas antioksidan pada madu hutan dan madu budidaya
Kalimantan Utara kabupaten Malinau dengan metode ABTS (2,2-
Asinobis 3-ethyl benzothiazoline 6-sulfonic Acid). Jenis penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah madu
hutan dan madu budidaya. Penelitian ini meliputi determinasi hewan,
ekstraksi, uji kadar air, skrinning fitokimia dan uji aktivitas antioksidan
dengan metode ABTS (2,2-Asinobis 3-ethyl benzothiazoline 6-sulfonic
Acid) secara spektrofotometri UV-Vis dengan pembanding vitamin C.
Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif
diperoleh dari skrining fitokimia madu hutan dan madu budidaya dan data
kuantitatif disajikan dalam bentuk narasi dan tabel, analisis data
menggunakan independent T-test pada Microsoft Excel. Hasil penelitian
skrinning fitokimia yang terdapat pada ekstrak madu hutan dan madu
budidaya ialah flavonoid dan tanin. Aktivitas antioksidan pada vitamin C
sebesar 0,5968 ppm termasuk kategori sangat kuat. Ekstrak madu hutan
didapatkan nilai IC50 sebesar 55,7451 ppm dan pada ekstrak madu
budidaya IC50 sebesar 75,5317 ppm dan dapat disimpulkan antioksidan
ekstrak madu hutan dan madu budidaya termasuk kategori kuat. Analisis
data pada ekstrak madu hutan dan madu budidaya homogen dan normal
dilanjutkan uji Independent t-test: Two-Sample Assuming Equal
Variances didapatkan hasil p-value yaitu 0,1805 (p > 0,05) (tidak ada
perbedaan yang signifikan).
Kata Kunci : Madu hutan, Madu budidaya, Antioksidan, Metode ABTS |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|