<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1763">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) SECARA IN VIVO</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SHALLINA DWI HANDAYANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 111</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Diabetes masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, dengan
jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahunnya. Diabetes merupakan
salah satu penyebab kematian tertinggi, sehingga kadar glukosa dalam darah perlu
di kontrol dengan menggunakan obat antidiabetes. Pengobatan secara alami
menggunakan obat herbal, dipilih karena biayanya murah, mudah serta tanaman
obat herbal untuk diabetes dapat ditemukan disekitar kita. Bunga kecombrang
telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Senyawa antioksidan
sintetik maupun alami mampu mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah
komplikasi diabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas ekstrak
bunga kecombrang dan dosis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah secara
in vivo. Bunga kecombrang dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pada
metode induksi aloksan dengan dosis 200 mg/kg BB secara intraperitoneal.
Perlakuan pada mencit berupa kontrol positif, kontrol negatif dan ekstrak etanol
96% bunga kecombrang diberikan dengan variasi dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg
BB dan 200 mg/kg BB selama 9 hari. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah
mencit pada hari ke-3, 6 dan 9. Hasil statistik menunjukan kelompok dosis 100
mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB berbeda secara bermakna dengan
kontrol negatif dan tidak berbeda secara bermakna jika dibandingkan dengan
kontrol positif. Ekstrak etanol 96% bunga kecombrang dosis 200 mg/kg BB
menunjukan penurunan kadar glukosa darah yang terkuat dibandingkan dosis 100
mg/kg BB dan dosis 150 mg/kg BB dengan persentase penurunan mecapai
58,73% pada hari ke-9. Hal ini menunukan ekstrak etanol 96% bunga kecombrang
memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang
diinduksi aloksan.

Kata kunci : bunga kecombrang, antidiabetes, in vivo</note>
<subject authority=""><topic>Bunga Kecombrang</topic></subject>
<subject authority=""><topic>in vivo</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Antidiabetes</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR23111</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>051 MOR j</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1844" url="https://drive.google.com/file/d/1VHcknV4mE1ZPmPx4SF2VB_KAtArMGaP2/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1VHcknV4mE1ZPmPx4SF2VB_KAtArMGaP2/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang  (Etlingera elatior) Secara In Vivo</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1763</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-20 13:34:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-20 13:39:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>