|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
IDENTIFIKASI JENIS SAPONIN DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG SEKILANG (Embelia borneensis Scheff.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 Dan Streptococcus mutans ATCC 25175 |
| Edition |
No. 6 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
MARIA F.K. HAYON - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibakteri streptococcus mutans jenis saponin Embelia borneensis Pseudomonas aeruginosa
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2022 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Kulit Batang Sekilang (Embelia borneensis Scheff.) memiliki kandungan
senyawa metabolit sekunder antara lain, alkaloid, flavonoid, tanin, saponin.
Senyawa saponin dibagi menjadi dua jenis yaitu steroid dan triterpenoid yang
memiliki kemampuan sebagai antibakteri, antijamur, antidiabetes dan
ekspektoran. Tujuan penelitian mengetahui jenis saponin dan mengetahui aktivitas
antibakteri ekstrak metanol kulit batang sekilang terhadap bakteri Streptococcus
mutans dan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian yang dilakukan adalah
penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan,
pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode
maserasi menggunakan metanol, skrining fitokimia, identifikasi jenis saponin dan
uji aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit batang sekilang dengan metode
difusi cakram terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Pseudomonas
aeruginosa dengan konsentrasi 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35%. Analisis data
yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak
metanol kulit batang sekilang memiliki kandungan saponin jenis triterpenoid dan
memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans pada
konsentrasi 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35% dengan zona hambat yang terbentuk
masing-masing sebesar 7,65 mm, 7,89 mm, 7,67 mm, 7,98 mm, dan 7,13 mm
kriteria kekuatan antibakteri dikategorikan sedang. Ekstrak metanol kulit batang
sekilang tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas
aeruginosa, karena tidak terbentuk zona hambat di sekitar kertas cakram. Kontrol
positif yang digunakan yaitu amoxicillin 0,1% dan kontrol negatif menggunakan
DMSO 1%.
Kata Kunci : jenis saponin, antibakteri, Embelia borneensis, Streptococcus mutans, Pseudomonas aeruginosa |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|