<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1581">
<titleInfo>
<title>Media Farmasi Jurnal Ilmu Farmasi Vol.17 No 2 September 2020</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>Akademi Farmasi Samarinda</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol.17 No 2 September 2020</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Kepatuhan penggunaan obat merupakan salah satu faktor keberhasilan terapi, maka
kepatuhan penggunaan obat antidiabetik dianggap penting untuk mencapai kualitas hidup
yang baik. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kepatuhan penggunaan
obat dengan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus (DM) di RS Islam Jakarta Cempaka
Putih. Pengambilan menggunakan metode penelitian analitik korelatif dengan desain
cross sectional selama 2 bulan. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu
kuisioner MMAS, EQ5D5L dan VAS yang telah tervalidasi di Indonesia serta belum
banyak digunakan untuk penelitian. Data karakteristik responden tertinggi pada
perempuan (68%), kelompok umur 46-60 tahun (50%), berpendidikan tamat
SMA/sederajat (35%), dan ibu rumah tangga (36,25%). Hasil analisa kepatuhan pasien
diketahui rendah yaitu sebesar 66 responden (41%), responden lainnya dengan kepatuhan
sedang sebesar 56 responden (35%), dan responden dengan kepatuhan tinggi sebesar 38
responden (24%). Antara kepatuhan penggunaan obat dan kualitas hidup pasien DM memiliki
hubungan yang signifikan.
Kata kunci: kepatuhan, diabetes, kualitas hidup</note>
<subject authority=""><topic>farmasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0294</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional)</sublocation>
<shelfLocator>051 MED j</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1654" url="https://drive.google.com/file/d/1kzo9y-e3_6v-5aHL71pucKhhySGKzRWL/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1kzo9y-e3_6v-5aHL71pucKhhySGKzRWL/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Media Farmasi Jurnal Ilmu Farmasi Vol.17 No 2 September 2020</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1581</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 09:54:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 10:05:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>