<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1573">
<titleInfo>
<title>Media Farmasi Jurnal Ilmu Farmasi Vol.13 No 2 September 2016</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol.13 No 2 September 2016</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Infeksi candida terjadi pada sebagian besar wanita. Jamur ini merupakan flora normal
tubuh. Namun pada saat kondisi tubuh menurun infeksi candida menjadi sangat
berbahaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas anti jamur
dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L) terhadap Candida albicans
dan memformulasinya menjadi sediaan sabun cair untuk wanita. Penelitian ini
menggunakan metode rancangan posttest only control groups. Penelitian dilakukan
dengan cara remaserasi daun kemangi menggunakan etanol 96%. Ekstrak etanol daun
kemangi (EEK) dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, 40%, 60% diuji aktivitasnya
sebagai anti candida. Kontrol negatif digunakan DMSO dan kontrol positif nystatin
100 UI. Kemudian dibuat sabun cair dengan konsentrasi 1%, 5%, 10 %. Aktivitas anti
candidanya diuji dengan menggunakan kontrol negatif basis krim dan kontrol positif
sabun cair lactacid. Uji aktivitas anti candida menggunakan metode difusi padat.
Aktivitas anti candida EEK dan sabun cair EEK dinyatakan dengan diameter zona
hambat. Hasil yang diperoleh yaitu EEK dengan kadar 10%, 20%, 40%, dan 60%
sensitif terhadap Candida albicans. Sediaan sabun cair wanita yang mengandung
EEK dalam kadar 1%, 5%, dan 10% memiliki aktivitas anti jamur dalam
menghambat pertumbuhan Candida albicans. Berdasarkan penelitian yang telah
dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sabun cair EEK kadar 1%, 5%, dan 10%
potensial sebagai anti jamur terhadap Candida albicans.
Kata kunci : ekstrak etanol daun kemangi, sabun cair, anti-candida</note>
<subject authority=""><topic>farmasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0106</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional)</sublocation>
<shelfLocator>051 MED j</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1647" url="https://drive.google.com/file/d/113-rTTQBV-JSSma0trAwHlNJ6HP-ykMt/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/113-rTTQBV-JSSma0trAwHlNJ6HP-ykMt/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Media Farmasi Jurnal Ilmu Farmasi Vol.13 No 2 September 2016</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1573</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 08:06:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 08:11:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>