<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1548">
<titleInfo>
<title>Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia (JFIKI) VOL 5, NO 2 Desember (2018)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fakultas Farmasi  UNAIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Universitas Airlangga</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>VOL 5, NO 2 Desember (2018)</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Abstrak
Pendahuluan: Tukak lambung merupakan penyakit akibat gangguan pada saluran gastrointestinal atas yang
disebabkan sekresi asam dan pepsin yang berlebihan oleh mukosa lambung. Tukak lambung dapat terjadi karena
konsumsi alkohol yang berlebih karena merusak sawar mukosa lambung dan menyebabkan gastritis akut seperti
perdarahan saluran cerna. Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) memiliki kandungan flavonoid yang diketahui
mampu mengurangi asam lambung sebagai agen kuratif. Tujuan: Melihat pengaruh air perasan bengkuang
sebagai agen preventif pada mencit (Mus musculus L.) yang diinduksi tukak lambung dengan menggunakan
alkohol. Metode: Memberikan air perasan bengkuang secara peroral dengan dosis 20, 40, dan 60% dan sukrafat
sebagai kontrol positif selama 12 hari. Setelah 1 jam pemberian perlakuan hari ke-12, mencit diberikan etanol
sebanyak 5 g/Kg BB selama 24 jam. Hasil: Data hasil pengamatan menunjukkan nilai indeks tukak lambung

pada kelompok normal, kontrol negatif, perasan bengkuang dosis 20, 40, dan 60%, serta sukralfat secara berurut-
turut yaitu 0; 3,89; 0,56; 0,22; 1,22 dan 1,11. Hal ini didukung oleh gambaran histopatologi lambung mencit

yang juga menunjukkan adanya perbaikan pada lambung tikus yang diberikan air perasan bengkuang.
Kesimpulan: Pemberian perasan umbi bengkuang dapat mengurangi jumlah tukak dengan adanya perbaikan
gambaran histopatologi lambung mencit.
Kata kunci: Pachyrhizus erosus, tukak lambung, histopatologi lambung</note>
<subject authority=""><topic>farmasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0268</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>051 FAK j</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1622" url="https://drive.google.com/file/d/1T3BgHrZWBIIyU7qm4doqZwtt39kTlfj6/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1T3BgHrZWBIIyU7qm4doqZwtt39kTlfj6/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia (JFIKI) VOL 5, NO 2 Desember (2018)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1548</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 11:01:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 12:19:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>