<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1525">
<titleInfo>
<title>Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol 16 no 2 Oktober 2018</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jember</placeTerm></place>
<publisher>Universitas Jember</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol 16 no 2 Oktober 2018</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Abstrak: Penggunaan obat tradisional di masyarakat sudah diakui dan menjadi potensi yang besar
bagi negara kita untuk dikembangkan. Salah satu penyakit yang sering diobati menggunakan obat
tradisional adalah hemoroid yang dikenal oleh masyarakat sebagai penyakit wasir. Berdasarkan data
Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (RISTOJA) tahun 2015 di pulau jawa, terdapat beberapa ramuan yang
digunakan penyehat tradisional (HATTRA) untuk menangani keluhan wasir (hemoroid). Untuk melihat
potensi pengembangan ramuan dilakukan studi deskriptif meliputi penggunaan ramuan serta kajian
ilmiah terhadap ramuan identifikasi tumbuhan obat dan studi literatur. Tumbuhan penyusun ramuan
dianalisis untuk menentukan seberapa penting, nilai kegunaan untuk keluhan wasir (hemoroid). Kajian
ilmiah dilakukan untuk menilai potensi keamanan dan kemanfaatan melalui data toksisitas dan manfaat
hasil penelitian yang telah dilakukan. Hasil yang didapat adalah 37 spesies tumbuhan obat dalam 25
famili yang digunakan dalam ramuan obat tradisional untuk hemoroid. Berdasarkan nilai Frekuensi
Sitasi (FC), Nilai Kegunaan (UV) dan studi literatur, Graptophyllum pictum (L.) Griff., Curcuma
longa L., Aloe vera (L.) Burm.f., dan Musa balbisiana memiliki bukti ilmiah yang cukup banyak untuk
dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci: ramuan, pulau jawa, etnofarmakologi, wasir.</note>
<subject authority=""><topic>farmasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0101</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional)</sublocation>
<shelfLocator>051 MOR j</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1600" url="https://drive.google.com/file/d/1s0_icx_43SXcAWGWZ1LLXpq0dyiV-qT8/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1s0_icx_43SXcAWGWZ1LLXpq0dyiV-qT8/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol 16 no 2 Oktober 2018</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1525</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 16:49:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-28 12:47:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>