<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1432">
<titleInfo>
<title>PENETAPAN KADAR KAFEIN PADA KOPI BUBUK
DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BELLA OLIVIA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>no 16</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>PENETAPAN KADAR KAFEIN PADA KOPI BUBUK DENGAN

METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

ABSTRAK

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kadar kafein dalam kopi
bubuk. Kopi merupakan minuman yang sangat digemari di Indonesia karena cita
rasa dan aromanya yang khas. Kandungan utama dalam kopi adalah kafein, yang
merupakan salah satu jenis alkaloid. Kafein memiliki banyak manfaat namun
terdapat pula efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Efek samping dari
kafein adalah gugup, gelisah, tremor, insomnia, hipertensi, mual dan kejang
bahkan dapat menimbulkan efek jangka panjang berupa penyakit degeneratif jika
tidak dikonsumsi pada kadar yang benar. Maka, kadar kafein pada kopi bubuk
perlu ditetapkan agar tetap aman untuk dikonsumsi. Penetapan kadar kafein
ditentukan secara kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data
penelitian berupa data sekunder, dengan tahapan penelitian meliputi
mengumpulkan literatur, mereduksi data dan meringkas sehingga didapatkan data
utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel dekskriptif, penarikan simpulan dan
melakukan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan
dengan benar. Hasil perbandingan kadar kafein rata-rata yang terkandung pada
kopi bubuk di Lombok lebih tinggi daripada kopi bubuk di Manado, yaitu kadar
kafein rata-rata kopi bubuk di Lombok sebesar 1,25% dan kopi bubuk di Manado
sebesar 1,15% namun keduanya dapat dikonsumsi karena memenuhi SNI yaitu
tidak lebih dari 0,9-2%.

Kata kunci: kafein, kopi, spektrofotometri UV-Vis</note>
<subject authority=""><topic>spektrofotometri UV-Vis</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kopi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kafein</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI162021</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1510" url="https://drive.google.com/file/d/1aCwNlH8sp09wENK-3izp6Yvi_WDPuC1I/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1aCwNlH8sp09wENK-3izp6Yvi_WDPuC1I/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">KTI</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1432</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-11 09:01:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-11 09:27:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>