<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1336">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS PADA KERUPUK</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NITA SULISTYO WAHYU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No.114</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS

PADA KERUPUK

ABSTRAK

.
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi kandungan
boraks pada kerupuk. Bahan tambahan pangan merupakan bahan campuran yang
ditambahkan pada pangan dengan tujuan membuat sifat ataupun bentuk pangan
sesuai yang diharapkan. Boraks merupakan salah satu zat yang dilarang
digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Boraks dalam pangan dapat
menyebabkan kerusakan susunan saraf pusat ginjal dan hati. Penggunaan boraks
dalam kerupuk oleh produsen tak bertanggung jawab untuk meningkatkan
kerenyahan dan memberikan rasa gurih. Boraks dalam pangan dapat di
identifikasi dengan beberapa uji kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian
studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan
menelaah buku-buku, jurnal penelitian, serta dokumen yang terkait. Tahapan
penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga
didapatkan data utama, penyajian data yaitu dalam tabel deskriptif, penarikan
kesimpulan melalui verifikasi dan tinjauan ulang data yang diperoleh.
Berdasarkan telaah literatur, diketahui bahwa sampel kerupuk gendar dari pasar
yang berada di Kecamatan Kamal, semua teridentifikasi mengandung borak,
dengan uji kertas kurkumin. Sampel dari beberapa pasar di Kota Pekan Baru,
negatif mengandung boraks, yang diuji dengan uji nyala. Sampel kerupuk dari
Pasar di Kabupaten Tanggamus, 6 positif mengandung borak dengan kertas
kurkumin, sedangkan uji nyala api dan uji uap ammonia memberikan hasil negatif
terhadap 8 sampel kerupuk.
Kata Kunci : boraks, identifikasi,uji kurkumin, uji nyala, kerupuk</note>
<subject authority=""><topic>Boraks</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kerupuk</topic></subject>
<classification>580.7</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>580.7 NIT s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI1142020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>580.7 NIT s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1413" url="https://drive.google.com/file/d/1gNxXkK7CURAIkwkfbP8_2ZCTPKScTgnH/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1gNxXkK7CURAIkwkfbP8_2ZCTPKScTgnH/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1336</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-28 10:10:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-28 10:11:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>