<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1300">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA KASUS SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRDA RISKIANA SYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No.74</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN
ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA KASUS SECTIO

CAESAREA DI RUMAH SAKIT

ABSTRAK

Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak
lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Pemberian antibiotik profilaksis
merupakan upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Penggunaan antibiotika
profilaksis terbukti mampu menurunkan risiko infeksi pasca bedah secara
signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan
antibiotik profilaksis pada kasus Sectio Caesarea di rumah sakit. Penelitian ini
merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah evaluasi
penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus Sectio Caesarea. Penelitian ini
dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah
yang terkait. Data yang diperoleh kemudian dibandingkan kesesuaiannya dengan
standar pemberian antibiotik profilaksis. Berdasarkan hasil studi literatur
menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit menggunakan antibiotik
sefalosporin generasi III pada penggunaan antibiotika profilaksis untuk kasus
Sectio Caesarea. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien SC
dibandingkan dengan standar pemberian antibiotik yang direkomendasikan oleh
Pedoman Dasar Farmakologi dan Terapi menurut Goodman &amp; Gilman,
Permenkes Nomor 2406 tahun 2011 tentang panduan umum penggunaan
antibiotik serta SIGN: Antibiotik Prophylaxis in Surgery (2014) dan WHO (2015),
data yang didapatkan bahwa tidak tepat obat dan dosis, namun tepat cara dan
waktu pemberian.

Kata kunci: antibiotik profilaksis, sectio caesarea</note>
<subject authority=""><topic>antibiotik profilaksis</topic></subject>
<classification>615</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>615 IRD s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI742020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>615 IRD s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1377" url="https://drive.google.com/file/d/1uZcH8Z3qyMoUx99DFIEv16yj_89Ngn6j/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1uZcH8Z3qyMoUx99DFIEv16yj_89Ngn6j/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1300</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-22 08:05:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-22 08:05:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>