<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1261">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR RENDEMEN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica Papaya L.) METODE MASERASI DENGAN BERBAGAI PELARUT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DESTHY RETNO RAMADIANTHY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No.33</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>STUDI LITERATUR PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN
PEPAYA (Carica papaya L.) METODE MASERASI DENGAN BERBAGAI

PELARUT

ABSTRAK

Studi ini bertujuan untuk membandingkan hasil rendemen ekstraksi daun
pepaya dengan menggunakan berbagai pelarut yang berbeda. Pelarut yang
dibandingkan dalam penelitian ini adalah air, etanol, dan metanol. Daun pepaya
merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah tropis, masyarakat pada umumnya
menggunakan daun pepaya sebagai pelunak daging, pengobatan malaria, demam
berdarah, pereda nyeri haid dan juga anti jerawat. Penelitian ini dilakukan dengan
cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta
dokumen yang terkait seperti skripsi dan jurnal ilmiah. Data yang diambil dalam
studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil
penelitian nilai rendemen pada perbedaan pelarut dari ekstraksi maserasi daun
pepaya menghasilkan nilai rendemen yang berbeda-beda disetiap pelarutnya, pada
pelarut air mendapatkan hasil sebesar 3.35%, pelarut etanol 96% mendapatkan hasil
13,76% sedangkan pada pelarut metanol mendapatkan hasil rendemen sebesar
22,76%. Hal ini disebabkan oleh pelarut apa yang digunakan, ukuran partikel,
jumlah sampel, metode ekstraksi yang digunakan, dan lama waktu ekstraksi.
Kata kunci : Carica papaya, rendemen, skrining fitokimia, variasi jenis
pelarut.</note>
<subject authority=""><topic>Daun pepaya</topic></subject>
<classification>580.7</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>580.7 DES s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI332020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>580.7 DES s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1337" url="https://drive.google.com/file/d/1phDu0NNn9OluYk_bk7F0ngucJhruU5xo/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1phDu0NNn9OluYk_bk7F0ngucJhruU5xo/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1261</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-18 12:42:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-18 12:42:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>