<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1256">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR PENGARUH PENAMBAHAN NaOH DAN KOH PADA FORMULASI SABUN MINYAK JELANTAH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CERLITA RAHAYU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No.28</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Limbah minyak jelantah adalah minyak yang diperoleh dari sisa proses
penggorengan. Minyak jelantah jika tidak dikelola dengan baik dapat mencemari
lingkungan dan menyebabkan penyakit. Perlu dilakukan pemanfaatan minyak
jelantah menjadi produk sabun dalam sediaan padat, lunak, dan cair. Sabun yang
dihasilkan harus memenuhi persyaratan mutu sabun SNI 1994. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data yang dipakai
dalam studi literatur ini adalah data sekunder yang berasal dari tiga jurnal
penelitian. Rancangan penelitian dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Objek penelitian yaitu mutu fisik sabun minyak jelantah
dengan variasi jumlah NaOh dan KOH serta waktu pengadukannya dan analisis
data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan
bahwa penggunaan alkali NaOH sebanyak 35mL dan waktu pengadukan 35 menit
menghasilkan sabun padat yang baik dan memenuhi persyaratan SNI 1994. Penggunaan alkali KOH sebanyak 15g dan waktu pengadukan 50 menit
menghasilkan sabun lunak yang memenuhi persyaratan SN 1994. Penggunaan
alkali KOH sebanyak 30mL dan waktu pengadukan 40 menit menghasilkan sabun
cair yang memenuhi persyaratan SNI. Terdapat pengaruh penambahan jumlah
NaOH dan KOH pada mutu fisik sabun minyak jelantah. Kata Kunci: sabun padat, sabun lunak, sabun cair, NaOH, KOH</note>
<subject authority=""><topic>minyak jelantah</topic></subject>
<classification>580</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>580 CER s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI282020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>580 CER s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1332" url="https://drive.google.com/file/d/1PSApqqTpzEckg04_wtxvgSgI3AZ0fCKv/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1PSApqqTpzEckg04_wtxvgSgI3AZ0fCKv/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1256</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-18 11:36:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-18 11:37:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>