<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1187">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT RUSAK DAN KADALUWARSA DI GUDANG FARMASI RSUD
ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA
PERIODE JANUARI &ndash; DESEMBER 2018</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUS TRIONO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 128</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Pengawasan obat yang rusak dan kadaluwarsa diperlukan untuk menjaga agar standart pelayanan yang di tetapkan dapat tercapai, pengawasan dan pemantauan terhadap obat rusak dan kadaluwarsa dilakukan secara priodik dan terus menerus setiap bulan untuk mengindari terjadinya kesalahan dalam pemberian terhadap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengelolaan obat rusak dan kadaluawarsa di Gudang Farmasi RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda periode Januari &ndash; Desember 2018. 
Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental, pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan dibuat dalam bentuk uraian dalam tabel dan persentasi berdasarkan nama sediaan, jenis sediaan, tempat penyimpanan dan cara penanganannya.
Samarinda selama periode Januari &ndash; Desember 2018 pada bulan September terjadi rusak dan kadaluwarsa tertinggi sebanyak 31 item (17,71%), terendah terjadi di bulan Oktober sebanyak 4 item (2,29%). Persentase diambil dari total pembelian selama periode Januari &ndash; Desember  2018 sebanyak 3.422 item. Berdasarkan tempat terjadinya obat rusak dan kadaluwarsa tertinggi di depo Sakura berjumlah 53 item (29,94%) dan terendah di depo OK IBS, Ok IGD, AWS D masing-masing 1 item (0,56%). Penanganan obat rusak dan kadaluwarsa di retur ke distributor sebanyak 94 item (53,71%) dan dimusnahkan sebanyak 81 item ( 46,29%). Jenis sediaan obat terbanyak yang rusak adalah injeksi 74 item (42,29%) dan terendah adalah granulla, inhalasi, krim, serbuk, sirup masing-masing 1 item (0,57%).


Kata kunci: pengelolaan obat, kadaluwarsa, gudang farmasi, RSUD. Abdul Wahab Sjahranie</note>
<subject authority=""><topic>Obat Rusak</topic></subject>
<classification>362.12</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>362.12 AGU g</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="744" url="https://drive.google.com/file/d/1iOCmAd4wrHtPIuqZzNv22VHh4U7QuA_Z/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1iOCmAd4wrHtPIuqZzNv22VHh4U7QuA_Z/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1187</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-22 09:21:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-04-22 05:54:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>